Chapter 09

1188 Words

Sela berlari pelan menuju Ana dan Sabila yang sedang menunggu. "ANAAAA! SABIIIILLLL!"teriak nya. Membuat Ana dan Sabila menunduk kan kepala nya lantaran malu karena teriakan Sela. "Berisik banget lo!"kata Ana, membalas pelukan Sela. "Ye, nggak kangen apa lo emang sama gue?"ujar Sela mengerucut kan bibirnya. "Kangeeeennnnnn banget." Ini Sabila yang jawab. "Nah gitu dong!" "Anggia mana?"tanya Sela. "Belum dateng. Tadi katanya kita suruh duluan aja. Dia kan beda gedung sama kita."jelas Ana. "Oh, yaudah ayo ke kelas." "Enak banget lo ga ikut ospek."ujar Sabila. "Pala lo enak. Sumpah ya, gue tuh pengen banget ikut ospek. Tapi suami gue ngelarang banget."cerocos Sela. Membuat Sabila meringis, melupakan fakta bahwa sahabatnya ini sudah menikah dan sebentar lagi akan menjadi se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD