Kami ORB

1126 Words

Saat dia masuk ke dalam ruangan besar, Orang-orang sudah melihat dengan tatapan yang gelisah. Mereka tegang, gelisah dan khawatir. Terutama Oza yang memperhatikan Catra seolah dia ingin menangis.  Catra melempar Bura secara kasar, dan orang-orang yang ada di SSU langsung membawanya ke tempat yang aman agar mereka bisa melakukan ini itu pada Bura, dan tentu saja untuk menggali informasi.  “Ada apa?” tanyanya tak acuh.  Tak seperti biasanya Oza bersikap diam seperti itu  setidaknya baik Oza atau Akan, mereka berdua akan menyambutnya walaupun dengan ucapan yang sangat menyebalkan. Catra menduga-duga sendiri karena hal tersebut. “Kau kena marah Yunda lagi?” Catra menaikkan alisnya. Yunda kakak Oza adalah orang yang sering membuat Oza malas datang ke SSU.  “Bisa jadi. Lebih baik kau diobat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD