Lompat Saja Sendiri

1082 Words

Ketika matanya terbuka, dia langsung mendengar percakapan yang tak menyenangkan dari sekelompok siswa yang sombong. Bahkan ketika dia sengaja menampakkan wujud nya, mereka masih tak menyadari kehadirannya. Mereka masih memaksa kehendak mereka untuk menghilangkan nyawa orang lain. “Ah, tentu! Melompat lah sekarang!” Suara teriakan yang menyeramkan itu membuat pria yang tersudut telah siap melompat. Matanya telah terpejam agar dia tak begitu ketakutan menghadapi kematian. Dia menjatuhkan dirinya, tapi yang malah terjadi tubuhnya terasa didorong. Apakah memang seperti ini rasa jatuh dari ketinggian, tekanan angin yang kuat membuat tubuhnya terasa terdorong dan terasa sakit? Tapi ini berbeda! Seperti benturan keras ketika terjatuh. “Kalian mau mati?” Suara keras dan kasar itu memb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD