Bab 46

1023 Words

"Nad lu dipanggil Pak Gery tuh, suruh ke ruangannya," kata seorang siswa pada Nadia yang tengah berkumpul bersama gang kampretnya. "Ngapain?" tanya Nadia, siswa itu hanya mengangkat kedua pundaknya pertanda tidak tahu alasan kenapa Nadia dipanggil. "Ngapain lagi sih, rasanya gue gak melakukan hal-hal konyol beberapa waktu ini." "Udah ke sana aja, siapa tau lu di kasih sesuatu sama Pak Gery, bunga misalnya," kata Robby. "Bunga apaan? Emangnya Pak Gery jualan bunga?" tanya Ernest. "Bodo amat, Nest, bodo," ujar Robby. "Yuk gue temenin ke sana, Nad," ujar Nabila pada Nadia yang bangkit dari bangku. "Lu berdua gak usah ikut, ini bukan karnaval jadi gak usah barengan." "Gue sama Incess juga mau ke kantin kok," ucap Ernest. Mereka pun berjalan keluar dari kelas tapi berbeda arah, Erne

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD