Bab 50

1018 Words

Akhir pekan pun tiba, Nadia pun mulai jengah karena seharian penuh hanya tiduran dan menonton film di laptopnya. Nadia pun masih sangat muak, karena papa dan mamanya kembali pergi. Nadia terkekeh kala mengingat bagaimana cara mereka berpamitan, sangat mendadak. Seperti biasa, mereka seolah tak peduli pada Nadia. "Ah, kayaknya gue ke rumah singgah aja deh. Gue cari hadiah dulu buat Selena," Nadia pun tersenyum lebar. Dia pun bergegas mengganti pakaiannya dengan celana jeans panjang yang bagian lututnya robek mengikuti trend sekarang, memakai kaos putih lengan pendek dan ditutup dengan kemeja kebesaran motif kotak-kotak. Sangat cocok untuk Nadia, meskipun faktanya Nadia sangat cocok menggunakan pakaian model apa saja. Nadia pun berniat untuk pergi sendiri tanpa Inces, Ernest ataupu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD