Bab 51

1027 Words

Rasanya kepala Nadia berat sekali untuk bangun, seisi kamarnya berputar-putar, dan rasanya seperti dijatuhi beban berat. Badannya pun terasa sangat menggigil kedinginan, ia berusaha mengambil kain selimut, tapi untuk menutupi dirinya dan menghindari kedinginan itu, tapi tetap saja ia merasa dingin. "Non, gak bangun buat sekolah," kata sebuah suara yang tak lain pembantunya, ia masuk ke dalam karena sejak tadi mengetuk pintu tak ada jawaban. "Non, bangun Non." Nadia tak berespon, hanya dengkuran kecil dan gruguhan coba menahan rasa sakit dan dingin bersamaan itu. "Non," sambung pembantunya sambil menggoyang kan tubuh Nadia, tak ada respon. Ia pun curiga dan memegang dahi Nadia. Panas sekali, si pembantu terkejut, kemudian ia pun berteriak pada orang rumah yang hanya si supir saja yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD