SB-62

1067 Words

Keisha mengusap peluhnya setelah seharian bekerja. Dia pun duduk dengan membuka kakinya lebar, perutnya sudah membesar. Begitu juga dengan omongan para warga kampung tentang dirinya. Yang hamil diluar nikah tanpa tahu siapa yang menghamilinya. Bahkan mereka juga menyangkut pautkan dengan apa yang terjadi, rumah, sawah, toko kecil dan juga coffee shop milik Keisha. Yang dimana orang-orang menganggap jika Keisha menjual keperawanannya demi hidup enak. Wanita itu seolah tutup telinga, tidak mau mendengar bisikan orang yang mulai menjauh dan juga membicarakan dirinya secara terang-terangan. Yang terpenting dia sehat, bayinya juga sehat selebihnya Keisha tidak peduli sama sekali. Berdiri dengan pelan-pelan sambil memegangi pinggangnya yang terasa nyeri, Keisha pun mengghela nafasnya berat. Ja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD