Bagian 17

1623 Words

“Mami masuk rumah sakit,” ucap Daniel berusaha setenang mungkin “Astagfirullah mas, mami sakit apa?” Daniel menggeleng dan menggenggam tangan istrinya. “Kita pulang sekarang yah, lain kali kita kesini lagi.” “Iya mas, mami lebih penting untuk sekarang,” mereka berjalan menuruni bukit namun di tengah jalan Nadine terpeleset, ia tak sengaja menginjak ujung gaunnya yang membuat ia melesat lebih dulu dari Daniel. Sementara itu Daniel berjalan cepat menyusul istrinya yang sudah sampai di bawah. "Nadine," pekik Daniel seketika “Ada yang sakit?" Tanya Daniel dengan panik, dan sedikit menahan amarah. “Cuma perih” tunjuk Nadine pada lutunya yang sedikit lecet. “Mau istirahat di penginapan dulu? biar diperiksa,” tawar Daniel. Nadine menggeeng “Kita pulang aja, Nadine cuma lecet dikit.” “

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD