“Mas Dan cepetan, Nanti kita terlambat. Kan yang gendong Nasya dari pagar ayu sampai ke pelaminan kamu mas, kalau kita terlambat semua acara bisa terlambat,” ucap Nadine pada Daniel yang sedari tadi keluar masuk kamar mandi. “Iya tau tapi mau bagaimana perut aku dari tadi mules,” keluh Daniel pada istri cantiknya satu itu. “Mas Daniel sih kenapa menerima ajakan dokter Irvan makan makanan pedes itu, udah tau perutnya gak kuat sama yang pedes-pedes, mas tunggu di sini dulu biar Nadine ambilkan air minum,” Daniel mengangguk, dan mendudukkan dirinya di kursi rias milik Nadine. “Ini minum dulu sedikit air angetnya, sama ini juga,” nadine memberikan air oralit yang cukup ampuh untuk perut mules. “Gak enak, aku gak suka” tolak Daniel memberikan gelasnya pada Nadine. “Nih Nadine udah minum s

