Rencana Pertama Resti

1083 Words

Jam sudah menunjukkan pukul tujuh pagi membuat Aisyah menggeliatkan badan yang kembali terasa remuk akibat siksaan suaminya. Melayani nafsu Dandi adalah sesuatu yang melelahkan sekaligus menyenangkan, hingga rasanya ingin terus mengulang. Suaminya masih bertahan dibalik selimut dengan nyaman membuat wajah tampan itu terlihat begitu damai. "Bey... Kamu enggak mau ke kantor?" tanya Aisyah dengan mengusap pean pipi mulusnya. "Jam berapa?" Tidak membuka mata justru meraih tangan istrinya untuk ia genggam saat bertanya. Tidurnya terlalu lelap hingga rasanya tidak ingin bagun. "Jam tujuh kurang, kamu mau makan apa?" "Apa aja yang penting enak. Kalau bisa makan kamu lagi biar kenyang," jawabnya asal dengan mata yang tetap terpejam. "Aku masakin balado terong ya sama ikan goreng mau enggak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD