Jam sudah menunjukkan pukul setengah sebelas malam, kedua pasangan paruh baya itu baru saja tiba dari berkunjung ke rumah Resti dengan senyum berkembang. Mereka berjalan dengan bergandengan tangan masuk ke dalam rumah. Dandi yang memang sudah menunggu sedari tadi dengan laptop yang menyala akhirnya melihat kehadiran kedua orang tuanya. "Kamu kapan datang, Sayang?" tanya Tini yang mendudukkan diri sebelah putranya. "Jam delapan. Ibu sama Bapak dari mana jam segini baru pulang?" tanya Dandi basa-basi. "Kami dari rumah Resti, enggak tahunya masih di Laguna Land. Ibu juga baru tahu kalau percetakan di sebelah kantor kamu itu punya dia. Kamu kenapa enggak ngasih tahu Ibu sih?" tanya Tini dengan heboh. "Buat apa ibu ke sana? Terus kalaupun udah tahu percetakan itu punya dia Ibu mau apa ema

