Sesuai ucapannya sore ini Dandi berkunjung ke sanggar milik teman Tini yang tidak jauh dari kantornya. Ibu dan istrinya sudah di sana terlebih dahulu dengan Aisyah yang hanya akan menjadi penonton selagi ia belum datan. Memarkirkan mobil tepat di depan sanggar yang ternyata sebuah ruko berbeda lokasi dengan kantornya. "Ada yang bisa saya bantu, Kak?" tanya seorang wanita bagian resepsionis sekaligus admin di sana. "Tolong panggilkan Ibu Tini, bilangin ada anaknya." "Oke ditunggu." Wanita itu langsung pergi meninggalkan Dandi untuk memanggilkan ibunya yang berada di lantai dua. Dandi bisa mendengar bagaimana sorakan ibu-ibu saat mereka berlatih. "Kenapa enggak masuk, Nak?" tanya Tini. "Aish di atas, Bu?" "Iya. Ayo kamu katanya mau ikut," ajak Tini. Mereka sama-sama naik ke lantai

