[19]

3371 Words

Akhir pekan ini, Mbak Diah dapat pesenan jajanan pasar untuk acara syukuran. Jumlahnya lumayan banyak, risoles 100 biji, dan nanti siang harus udah dianter ke rumah Pak RW. Makanya sekarang gue lagi bantuin gorengin risol di dapur ‘outdoor’ yang minggu kemarin dibuat sama Pak Uus. Soalnya dapur yang ada di dalam bangunan panti terlalu sempit buat kami menyiapkan segala pesanan. Cuma ada satu hal yang mengganggu gue akhir pekan ini. Tamu tak diundang yang sekarang lagi asyik ngisiin risol bareng Dimas dan Lala—Pak Tria dan Aldo. “Kak Ken berantem sama Kak Satria?” tanya Aldo sambil meletakkan sekotak risole buat digoreng. “Hah? Kagak. Kenapa?” “Aneh aja, tiba-tiba aja Kak Tria ngajak ke sini. Tadi bilangnya mau minta maaf sama Kak Ken.” Gue coba mikir sebentar, kesalahan apa yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD