Karla menonton drama di kafenya, adegan Sintya yang memeluk Rangga dari belakang. Wajah Rangga memerah karena malu dan marah pada sikap kekanak-kanakan Sintya. Library Cafe cukup ramai siang ini dan Karla merasa pengunjung terhibur dengan adegan sok romantis ala Sintya. Rangga mengatakan sesuatu yang—tapi bukan amarah. Pria itu selalu berhasil menahan amarah. Dulu, saat masih menjalin hubungan dengan Karla, setiap kali Rangga diam dengan wajah memberengut—itu tandanya dia sedang marah. Marah kalau Karla tidak mengabari di mana dia pergi, marah kalau Karla tidak cepat membalas pesannya, dan marah ketika Karla dekat dengan teman prianya. Dan itu wajar, karena Rangga sangat menyayangi Karla hingga saat itu tiba. Saat di mana terjadi kesalahpahaman. Hujan di bulan feb

