BAB 19

1347 Words

            Rangga memeluk Karla dari arah belakang, tepat ketika usia Karla menginjak 21 tahun. Di pekarangan belakang kampus, ada danau yang cukup besar. Danau itu berisi beberapa penyu. Tanaman liar dan pohon-pohon linden melindungi Karla dan Rangga dari sengatan matahari.             “Rangga!” pekik Karla kaget sekaligus senang.             Rangga nyengir santai. “Kenapa sih suka  ke sini? Di sini sepi tahu.” Rangga maju satu langkah dan kini posisi mereka berjajar. Dia membelai lembut rambut hitam Karla. Menatap gadis itu seakan Karla adalah barang berharga yang paling antik di dunia.             “Kamu tahu alasannya, Ngga. Aku suka di sini, ya, karena di sini sepi.” Karla tersenyum seraya menoleh pada Rangga.             “Dasar introvert!”                                      

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD