32||RENCANA

762 Words

Semangkuk mie ayam sudah habis, membuat Angkasa meletakan Mangkuk tersebut di meja. Diva meminum air putih yang ia ambil dari meja di sebelah kanannya. Angkasa tersenyum, ibu jarinya terulur untuk mengapus jejak mie ayam di sudut bibir Diva. Diva tersenyum manis, karna gemas Angkasa pun mencubit pipi Gembul Diva. "Sakit ogeb!" seru Diva, senyuman di wajah Diva sirnah, dan berganti dengan wajah juteknya. Diva juga memukul pungung tangan Angkasa yang mencubit pipinya. "Gemes gue pengen gigit pipi lo," ucap Angkasa sedikit mencondongkan wajahnya. Tangan Diva mendorong wajah Angkasa. "Dasar Kudanil m***m! Ini sekolah Angkasa!" seru Diva sekuat tenaga mendorong wajah Angkasa. Angkasa terkekeh, lelaki itu mengigit salah satu jari Diva. "Akhh, jari gue! Rabies!" teriak Diva melihat jarinya y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD