34||PELAKU

972 Words

Diva berlari ketakutan, ketika melihat kepala kucing di dalam lokernya. Di tangah koridor, tubuhnya menabrak seseorang. "Diva, lo kenapa?" tanya seseorang itu, Diva melihat seseorang itu lalu memeluknya erat. "Hey Div lo kenapa?" tanya seorang itu sekali lagi. "Gu..gue takut Put." cicit Diva diiringi dengan deraian air matanya. Putri menatap Diva, dengan tatapan yang sulit di artikan. "Emang lo dari mana?" tanya Putri kepada Diva. "Gue dari ruangan loker. Dan, dan di dalam loker gue ada kepala kucing." ucap Diva membuat Putri melebarkan matanya. Di ujung koridor, terlihat Angkasa tengah berjalan kearah mereka. "Diva, gue cariin ternyata lo disini?" tanya Angkasa ketika sampai di samping Diva. "Loh Putri lo belum pulang?" tanya Angkasa. "Eh belum Sa, gue mau ambil buku gue yang ketin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD