Pria Beristri

916 Words

"Aku tidak mengatakan seperti itu. Kamu mungkin belum ingat bagaimana pertemuan pertama kita, tapi itu tidak penting lagi," ujar Valdo. "Maaf, aku tidak ingat sama sekali," balasku. Valdo menggenggam tanganku. "Waktu kamu ingin bercerai saat itu aku tidak di sini. Aku pergi mengurus beberapa masalah. Beberpa minggu kemudian aku mendengar kamu kecelakaan. Aku benar-benar khawatir," katanya. "Apa kita saling mencintai?" "Kalau kamu tanya perasaanku jawabannya, iya. Aku mencintaimu saat itu, tapi aku tidak tahu bagaimana perasaanmu padaku." Aku coba mengingat kejadian yang Valdo katakan. Tak ada ingatan sedikit pun tentang Valdo. Kepalaku tiba-tiba berdenyut. Aku tidak tahu kenapa merasa pusing. "Kamu kenapa?" tanya Valdo. "Kepalaku pusing, tapi gak apa-apa kita lanjut makan saja," uca

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD