Aku tersentak mendengar ada seorang wanita berteriak dengan suara lantang di depan umum. Aku berusaha tidak menanggapi. Perutku sedang lapar. Tiba-tiba seseorang mengguyur kepalaku dengan air. Aku mendongkak menatap wanita cantik berambut panjang menatapku sinis. Ia seperti puas melakukan aksinya di depan umum. "w************n perebut suami orang!" teriaknya tidak peduli dengan orang sekitar yang menatap ke mejaku. "Kamu siapa?" "Aku Sonia. Isrtinya Valdo, pacar kamu." Aku kaget mendengar ucapan Sonia. Wanita itu sangat marah. Aku pikir ini karena proses perceraian mereka membuat gadis ini kehilangan rasa malunya. "Kamu marah karena kalian akan bercerai?" "Apa? Cerai? Valdo tidak akan menceraikan aku. Gara-gara kamu semua jadi berantakan." Aku berdiri di hadapannya. Sonia dengan mak

