Part 23

1220 Words

Rini pov Seseorang duduk disebelahku saat bis sudah akan berangkat, aku merasakan jantungku berdetak begitu cepat, aku seperti mengenali pria disampingku ini, tapi aku lupa entah dimana aku pernah bertemu dengannya, namun aku hanya diam dan menggeser dudukku agar tidak bersentuhan dengannya. "Mau kemana mbak?" kudengar seseorang disebelahku berbicara, haruskah aku menjawabnya sedangkan jantungku terus berdetak begitu kencang. "Ga perlu takut, saya bukan maling kok, saya Ridho" ucap pria disampingku, dan kulihat dia mengulurkan tangannya padaku, aku terdiam sejenak, tidakkah dia tau bahwa aku bukanlah mahramnya. "Maaf kita bukan muhrim, dilarang bersentuhan" aku menangkupkan kedua tanganku didepan d**a. "Oh maaf saya lupa" kulihat dia menggaruk kepalanya yang aku yakini tidaklah gatal.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD