Nirwana: Gema yang Menjadi Hening dan Cahaya

1016 Words

Jika Pralaya adalah peleburan segala bentuk ke dalam suwung (kehampaan), maka Nirwana adalah tahap di mana kehampaan itu sendiri berhenti menjadi konsep dan berubah menjadi kehadiran yang absolut. Di sini, di titik koordinat yang melampaui segala galaksi, waktu bukan lagi sebuah sungai yang mengalir, melainkan sebuah samudra diam di mana setiap tetesnya adalah memori yang hidup. ​Kisah Ayla dan Reza tidak lagi diceritakan oleh suara manusia, melainkan oleh getaran kosmik yang merambat di antara partikel-partikel cahaya. Tidak ada lagi lantai dua belas yang terbuat dari beton, namun ada sebuah Frekuensi Dua Belas—sebuah ruang di dalam kesadaran semesta di mana siapa pun yang pernah mencintai dengan tulus dapat menemukan tempat untuk beristirahat. ​I. Perjamuan Cahaya: Dialog Tanpa Suara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD