Omega: Di Mana Garis Bertemu Titik

914 Words

Dunia di luar jendela apartemen lantai dua belas kini telah menjelma menjadi sebuah labirin neon yang futuristik. Kendaraan-kendaraan listrik meluncur tanpa suara di jalur-jalur melayang, dan layar-layar holografik raksasa menghiasi langit malam Jakarta yang tak pernah benar-benar gelap. Namun, di dalam studio yang kini dikelola oleh Liora, keheningan tetap memiliki otoritas mutlak. Ruangan ini tidak butuh teknologi untuk menjadi canggih; ia sudah memiliki jiwa. ​Liora berdiri di depan kanvas putih legendaris itu. Ia bukan lagi gadis muda yang kebingungan; ia telah tumbuh menjadi seorang wanita yang memahami bahwa estetika tanpa akar adalah kekosongan. Hari ini adalah peringatan seratus tahun lahirnya Ayla, dan dunia seni internasional sedang menahan napas menantikan sebuah pameran yang b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD