Jika Omega adalah titik akhir, maka dalam semesta yang penuh dengan keajaiban ini, setiap titik akhir hanyalah sebuah selubung bagi kelahiran yang baru. Di apartemen lantai dua belas yang kini telah menjadi monumen keheningan, debu-debu kosmik menari dalam berkas cahaya matahari yang masuk melalui celah gorden yang mulai melapuk. Kota di luar sana telah berakselerasi menuju peradaban yang hampir sepenuhnya digerakkan oleh kecerdasan buatan, namun di dalam ruangan ini, yang berkuasa hanyalah kecerdasan hati. Liora, yang kini telah menjadi wanita paruh baya dengan uban yang mulai tumbuh seperti guratan perak di rambutnya, duduk di tengah studio. Ia tidak lagi mengejar panggung internasional. Baginya, panggung terbesar adalah kehadiran. Ia sedang mengamati sesuatu yang luar biasa: kanvas pu

