**Yunki POV** . . . Beberapa hari ini pikiranku tak karuan. Mendengar Reya menangis seperti itu buat hatiku luka juga. Pengakuan yang ia lakukan pada ibuku sungguh buat aku merasa bodoh sekali. Buat aku merasa menjadi orang jahat. Aku ingin meminta maaf padanya. Hari ini, aku telah berada bersama Adora. Seperti biasa mengaransemen lagu yang akan aku menjadi salah satu bagian dalam lagu kolaborasi yang aku lakukan. Ia tengah sibuk mendengar dan mengatur hal lainnya. Sementara pikiranku tak ada di sini. "Apa seperti ini?" Pertanyaan dari Adora menyadarkan dari lamunan sesaat. Ia menatapku,aku segera mendengarkan melodi yang telah ia buat. Ada sedikit perubahan pada tempo. "Kau memperlambat temponya?" tanyaku. Adora mengangguk, aku mendengarkan lagi musik yang sama-sama telah kami

