DANISSYA POV Lantai 12 menjadi tujuanku. Setelah menanyakan pada resepsionis di bawah aku bergegas untuk menuju ruangan Ka Arsya. Aku sengaja tak menelepon terlebih dahulu. Aku masih ingin melihat wajah terkejutnya. Pasti lucu. Sambil berjalan santai, aku masuk ke sebuah ruangan dimana terdapat resepsionis lantai 12 disana. "Maaf, Dik. Ada keperluan apa?" Tanya seorang wanita bernama Airin yang terdapat di nametag nya. Aku sedikit tertawa dan melihat penampilanku. Kemeja dan celana jeans serta sepatu running. Wajar saja jika memanggilku dengan embel-embel 'Dik'. Tapi memang benar sih. Tampangku ini memang masih setara anak-anak SMA zaman sekarang. Walau sudah berkuliah, dandananku masih kuusahakan setipis mungkin. "Hm, saya mau ketemu Pak Arsya." Jawabku. Dia langsung m

