Part 7

810 Words

ARSYA POV   Nissya mematung dengan aksiku yang tiba-tiba menciumnya. Entah dorongan darimana. Semuanya mengalir begitu saja. Awalnya aku hanya mengajaknya untuk berjalan-jalan menghilangkan penat sehabis ujiannya tapi setelah mendengar celotehannya yang membuatku gemas, hatiku terdorong untuk menutup bibirnya dan menghentikan celotehannya.   Aku menarik pinggangnya dengan tangan kananku. Dan kini jarak tubuh kami sudah semakin dekat.   "Kak..." Dia menjauhkan tubuhnya dariku dan memalingkan wajahnya. Aku benar-benar bingung harus menjawab seperti apa.   "Maaf Nis. Aku..." Ucapku terbata. Nissya menatapku datar dan matanya nampak berkilat, sepertinya ia akan menumpahkan emosinya akibat tindakan kurang ajarku ini.   "Bisa ga sih kalo mau berbuat sesuatu itu sabaran sedikit? Kak, ki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD