"San ... Santi?" Rahma terperangah melihat wanita yang katanya istri Pak Bos itu. Rahma berdiri dengan wajah pias dan pucat, bibirnya bergetar hebat seolah tengah melihat hantu di siang bolong. Tidak, wanita ini lebih menyeramkan dari hanya sekedar hantu. Mati-matian Rahma pergi meninggalkan kota asalnya demi menghindari perempuan sial ini, namun kejamnya takdir justru mempertemukannya di tempat yang selalu dia sambangi, tempat di mana benih-benih cintanya mulai ditabur, benarkah Santi wanita yang dikenalnya luar dalam ini adalah istri bosnya? Istri pria yang telah menggetarkan jantung hatinya akhir-akhir ini? Oh, kepalanya mandadak pusing, sebisa mungkin ditahan tubuhnya agar tidak pingsan. "Kau kenal sama pembantu ini, San?" tanya Virda "Kenal dong, Ma. Dia Rahma teman SMA aku," jaw

