Bab 9

943 Words

Sebuah nada panggilan dari ponselnya mengejutkannya, nah ... kan? Akhirnya nelpon juga ... "Halo? Kamu kenapa tadi kok lari?" tanya Bastian spontan. "Siapa yang lari, Bro?" jawab suara di seberang. Loh, kok suara laki-laki? Dilihatnya kembali layar ponselnya, walah ... si Romi ternyata. "Ah, kupikir kau orang lain," kata Bastian. "Siapa? Rahma ya? Kau apain anak itu?" tanya suara di seberang sana. "Nggak kuapa-apain, kok," jawab Bastian. "Halah! Tadi aku jemput dia di rumahmu kok gak ada orang. Kalian kemana? Kau antarin dia ya?" tanya Romi bertubi-tubi. 'Wah, cenayan juga nih bocah,' batin Bastian "Aku gak ngantarin dia, entah kenapa dia tiba-tiba pergi gitu aja dari rumah gak ngomong-ngomong lagi," kata Bastian "Pasti kau bilang sesuatu yang buat dia marah, kan? Kau kan kalau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD