Bab 13

1058 Words

"Aku ... tidak disuruh masuk?" tanya Bastian memecah kebisuan diantara mereka. "Oh ... iya ... si ... silahkan masuk." Rahma begitu gugup, rumahnya masih berantakan belum sempat merapikan pasca masak besar kemarin. "Pak Bos, mau minum apa?" "Tidak usah, aku kemari tidak untuk minum," kata Bastian sambil duduk di atas sofa. "Pak Bos mau apa ke sini? Kok bisa tahu rumahku di sini?" Rahma masih berdiri di dekat pintu "Aku kemari hanya untuk melihatmu, kalau tidak melihatmu aku tidak akan tidur nyenyak." Rahma terperangah mendengar perkataan Bosnya. "Apa mak ... maksud perkataanmu, Bos?" tanya Rahma gugup. "Aku merindukanmu, Rahma ..., " kata Bastian memandang lekat pada bola mata Rahma. Rahma hanya terpaku mendengar perkataan bosnya, mendadak lidahnya kelu, tak mampu mengucapkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD