Tips Dari Mertua

1625 Words

Bening berdiri di depan pintu rumah mewah milik mertuanya. Tangannya sedikit berkeringat saat menggenggam tas berisi notes dan pulpen—dia bahkan sudah menyiapkan halaman kosong untuk mencatat resep. ‘Kenapa aku nervous sih? Ini cuma belajar masak—’ batinnya. Namun, jauh di lubuk hatinya, dia tahu ini bukan sekadar belajar memasak. Ini tentang usahanya untuk… merebut hati Galang. Sebelum sempat menekan bel, pintu sudah terbuka lebar. Bunda Amy berdiri dengan senyum lebar, mengenakan apron cantik berwarna pink muda. "Bening sayang! Ayo masuk! Bunda udah tunggu dari tadi!" Bunda Amy langsung menarik Bening masuk dan memeluknya hangat. "Maaf Bunda, aku telat—" "Enggak kok! Pas banget! Yuk langsung ke dapur!" Bunda Amy menarik tangan menantunya dengan semangat—terlalu semangat untuk ukura

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD