Pingki melihat apa yang ditunjuk oleh Gia. Dirinya menyerngitkan keningnya saat dia melihat ada cairan merah merembes di sudut kotak hingga membuat Pingki menjerit histeris. "Akhh, darah. Itu darah siapa? Akhhh! Hei, Berta ini bawa keluar," pekik Pingki dengan kencang meminta kepada Berta yang duduk di belakang bersama Nana terkejut karena mendengar Pingki teriak dan menyebut kata darah. Berta berlari dan sampai di ruang keluarga Berta menatap Pingki dan Gia bersamaan. Gia digendong Pingki dan keduanya menjauh dari kotak yang diberikan pengawal kepada mereka. "Kenapa Pingki?" tanya Berta. Pingki yang ditanya ada apa menatap Berta. "You tanya kenapa? Apa you tidak lihat itu? Itu lihat, ada cairan darah di sana. Apa you tidak melihatnya dan apa di rumah ini pengawalnya tidak periksa

