Galan mengepak beberapa lembar pakaiannya untuk ia masukkan ke dalam tas travel dan kembali mengingat ucapan Zara yang menanyakan apakah ia akan kembali ke tempat ia kost. Ada sedikit rasa sedih di dalam hati Galan karena nyatanya ia dan Zara tidak pernah saling bercerita tentang kehidupan pribadi mereka. Mereka sama- sama menutupi tentang masa lalu dan keluarga mereka yang menurut mereka sama- sama menyedihkannya. Bukan karena mereka tidak saling percaya, namun hanya kepada lebih tidak ingin membuka luka lama yang sangat menyakitkan. Galan kemudian menoleh pada ponsel miliknya dan ternyata supir taksi online yang dipesannya telah hampir tiba. Ia kemudian segera menyelesaikan mengemasi barang bawaannya dan mencoba menelepon Zara untuk memberitahukan jika ia sudah akan pergi sebelum Frans

