"Cla, kau baik-baik saja?" tanya Harumi saat melihat raut wajah sahabatnya itu sangat lusuh dan sedikit berantakan. Namun semakin dia melihat, semakin dia iri dengan kecantikan sahabatnya malam ini. Meski terlihat sedikit terhapus oleh air mata, dia bisa melihat bagaimana wajah Clarissa masih cukup cantik. Terlebih setelan pakaian yang Clarissa gunakan, benar-benar terbatas dan tak semua orang bisa memesannya. Jadi, dia semakin penasaran dengan kekasih Clarissa atau lebih tepatnya suami Clarissa saat ini. Clarissa hanya diam, dia mencoba menarik ketenangannya dari kekalutannya. Perlahan dia mengangguk lemah. "Kau bisa menurunkanku di gerbang utama perumahan Bougenville." Kening Harumi mengerut. "Bougenville?Jangan bilang kau tinggal di dalam kawasan perumahan elit di dalam sana

