Evander, kita benar-benar berakhir.

1471 Words

Clarissa dan Evander saling tertegun satu sama lain. Ada tatapan mata yang melukiskan rindu terdalam antara keduanya namun  tak satu pun di antara mereka yang mau melangkah untuk mendekat. "Cla, jadi itu benar-benar dirimu?" tanya Evander lebih seperti peryataan, Ada rasa kecewa dalam nada suaranya tapi pria bermata biru lebih memilih menarik senyum tipis di bibirnya. "Itu benar-benar melegakan." Clarissa hanya diam dan bingung untuk mengungkapkan perasaannya. Dia tak menyangka akan bertemu dengan Evander saat ini. Di tempat seperti ini di mana Keenan juga ada di gedung ini. Mengingat Keenan, tangannya kemudian tanpa sadar memegang perutnya dan kesadaran seakan merengut rasa rindunya secara paksa dengan sangat menyakitkan. Dia tahu, sejak dia memilih membesarkan bayinya, hubun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD