Part 22

1573 Words

Iris mata itu masih bertatapan dengan tatapan tajam seolah ingin saling membunuh, rahang mereka mengatup, kedua tangan terkepal sempurna.   “Tutup mulut lo Bastian. Gue bersumpah! Sampai kapanpun, gue gak akan pernah biarin lo nyentuh Laura lagi!”   Bastian menarik ujung bibirnya. “Apa? Gak terima? Inget Dafi ... semua yang gue omongin adalah kenyataan yang sebenarnya. Dan ... lo bilang gue pernah ada dikehidupan Laura?” Bastian tersenyum mengejek. “Baguslah kalau udah tahu, supaya lo ... cepet sadar diri kalau Laura ... gak secinta itu sama lo. Lo juga harus tahu Dafi ... lo cuma kebetulan datang di saat Laura butuh. Jadi mulai sekarang ... buang semua rasa percaya diri yang lo punya.”   “Gue bilang tutup mulut lo Bastian!”   Bugh!   Bastian terhuyun hingga jatuh setelah menerim

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD