Retno merasakan sedih bastian, dia dengan sabar mengusap kepala bastian, merasa sangat menyesali semuanya, apa yang dia lakukan pada Ririn, membedakan nya dnegan istri hary dan suami indah, semuanya hanya karena iri,merasa dia kehilangan bastian. “kenapa kamu mau menikahi wanita itu,bas? Kamu bsia menolak nya nak, ini tidak benar, kamu akan mempunyai 2 istri ,bagaimana kamu bisa mengahadapi Nisa nanti, dia terlalu egois nak,dari sikapnya yang buruk sudah terlihat semuanya, bagaimana Ririn akan bisa hdiup berdampingan dengan dia nantinya.” Retno membuat bastian terkjeut dengan penuturan ibu nya, sejak kapan ibunya peduli dengan Ririn. “kenapa baru sekarang ma, mama menggerti perasaan Ririn, selama ini mama kemana ma?’ Bastian semakin menangis, banyak sudah waktu yang terbuang sia sia untu

