Nisa masih belum menjawab sama sekali apa yang dikatakan Bastian, dia takut terjebak dalam perkataan Bastian, apalagi ini ada sangkut pautnya dengan Ririn pastinya. "kamu mau menyia-nyiakan kesempatan ini Nisa." Bastian memejamkan matanya, di pikirannya saat ini, agar tidak ada lagi keributan antara Nisa dan Ririn. "Mencintaimu ternyata sama saja seperti masuk ke dalam kandang harimau." Nisa merasa semuanya itu adalah akal-akalannya Bastian saja. "begini Nisa,ini adalah rumah tangga kita berdua kan? Kita jangan membawa Ririn je dalam nya, begitu juga kami tidak pernah membawa kamu ke dalam urusan rumah tangga kami." Bastian mengatakan nya saja, tidak peduli jika Nisa marah atau tidak terima. "Memang kamu tidak akan pernah lepas dari istri kamu itu!" Nisa menekankan kata-kata nya pada B

