bab 57

2612 Words

Bastian tidak paham dengan Nisa yang tiba-tiba diam saja padanya,hanya mengikuti Nisa masuk keluar toko yang ada di mall,membeli barang yang sama sekali tidak perlu. Bastian dengan sabarnya masih menemani Nisa,dia bahkan tidak mau melarang Nisa yang sedang marah tidak jelas kepadanya. “Kamu istirahat dulu,jangan terlalu di paksa,kita masih bisa ke sini lagi hari libur nanti cintaku.” Bastian menarik tangan Nisa untuk duduk di kursi yang ada di depan toko,sangat takut jika nanti Nisa akan pingsan. “Kaki nya capek ya?” Bastian duduk di lantai,memijit kaki Nisa,dia memeriksa kaki Nisa takut ada lebam karena dia kelelahan. “Maaf ya mas.” Nisa merasa nyaman sekali, memang kakinya terasa sangat pegal sekarang. Banyak mata yang melihat Bastian memijit kaki Nisa,ada yang berdecak kagum,ada yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD