Ririn berulang kali menatap sebuah foto di ponselnya. Tatapan wanita itu terus saja tertuju pada satu foto yang menjadi favoritnya. Yaitu foto saat Bastian melamarnya kala itu. Mengingatkannya tentang bagaimana mereka dulu pernah bertemu berulang kali sampai akhirnya menjalin hubungan itu. flash back on Kala itu, gemercik hujan membasahi jalanan. Tanpa terkecuali jalanan depan butik Ririn. Wanita itu terus mencoret sebuah kertas. Belum mendapat ide ataupun Inspirasi untuk merancang Jas dan sebuah kemeja baru, sebagai keluaran terbaru nya. Di lemparkannya sebuah kertas itu ke dalam tong sampah. Ia kemudian kembali merancang satu Jas namun hasilnya nol, terus saja wanita itu berdecak kesal. "Sial, kenapa jadi begini?" Ucap Ririn kesal,"aku kehabisan ide, tolong aku?" Ririn masih saja men

