bab 99

1211 Words

Waktu berlalu dengan semakin cepat bagi Bastian,kehamilan Nisa yang sudah menginjak usia 32 bulan,membuat dia sibuk dengan Nisa, dia bahkan tidak menghadiri panggilan sidang perceraian yang dilayangkan Ririn,mengakibatkan sidang perceraian terus di undur. “Rin,apa tidak ada kesempatan lagi bagi ku,untuk memperbaiki semuanya.” Bastyain melihat surat panggilan dari pengadilan di tangan nya. “kamu menghindari nya lagi?” tanya Nisa pada Bastian, yang tampak gundah. “Aku sedang fokus kepada kesehatan mu dan anak kita dulu,terserah akan seperti apa ujung nya.” Bastian merobekkan kertas di tangan nya dan membuang nya. “Maafkan aku, semua karena aku ya?” tanya Nisa dengan segala penyesalan nya. “jangan salahkan diri mu terus Nisa, semuanya akan tetap seperti ini, tidak akan ada yang berubah d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD