"Ma!" Akhirnya Pandu memilih untuk menegur Risma dan membuat Clara tercekat, langsung melepaskan tangannya dari lengan Pandu. Mengalihkan pandangannya pada sosok perempuan cantik yang memakai hijab warna dusty. Clara langsung gemetar dan menundukkan kepalanya. Namun justru Risma dengan anggun hanya menatapnya dengan senyuman tipis dan berwajah dingin. Bungkam dan menatap tajam pada pasangan yang terlihat salah tingkah dengan wajah pucat pasi nya. Pandu tidak menyangka, jika Risma memilih tidak menggubris panggilannya. Risma hanya menatapnya sekilas dengan senyuman tipis dengan ekspresi yang tak bisa di jelaskan. "Ma, tunggu!" Pandu melangkah ke arah Risma yang akan meneruskan langkahnya, seolah tidak mau tau dengan dua manusia di hadapannya. Risma tetap memilih pura pura tuli dengan p

