102. Undangan

1073 Words

Acara tanam pohon di sekitaran gunung Kelud pun dimulai. Ada beberapa macam pohon dan bunga yang ditanam. Alula dan Aprilia begitu antusias. Keduanya menanam pohon sambil sesekali bercanda. Lutfan senantiasa mengawal dengan menjaga jarak. “Sumpah, La. Aku penasaran apa isi hadiah dari suamimu,” ucap Aprilia di sela-sela kegiatan. “Nggak usah kepo. Ini urusan orang dewasa. Anak di bawah umur kayak kamu nggak boleh tahu.” “Dih, kita seumuran!” "Takut kamu sawan pas lihat." "Makin dilarang, makin penasaran. Kulihat diam-diam ntar." Alula hanya tertawa. Alula mulai mencangkul tanah untuk membuat lubang. Kemudian, membuka plastik yang membungkus tanah dan akar pohon. “Pril, tolong ambilkan gunting atau apalah. Susah banget ini dibuka plastiknya,” keluh Alula. Aprilia pun bangkit dan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD