BAB 7 Precious Moments

1180 Words

BAB 7 Precious Moments Naya baru saja hendak mengikuti Dhea memasuki pelataran rumah ketika tiba-tiba Gasta memanggil. Dua sahabat itu saling berpandangan, lalu menoleh ke arah suara. “Ada apa, Gas? Udah selesai semua kan, berberesnya?” tanya Dhea yang tidak mengerti dengan maksud kedatangan Gasta. “Udah,” jawab Gasta seraya mendekat. “Boleh pinjem Naya sebentar?” lanjutnya. Dhea tertawa mendengar ucapan Gasta. “Kirain ada apa. Jangankan sebentar, lama juga boleh,” ucap Dhea yang disambut dengan lirikan Naya. “Jangan lama-lama, nggak enak sama orang tua Dhea.” Naya mengingatkan. Lagi-lagi Dhea tertawa. “Ya udah, aku masuk duluan. Nanti jangan lupa kunci pintu depan ya, Nay!” pesannya sebelum meninggalkan halaman rumah. Naya menjawabnya dengan anggukan kecil. “Emmm ... ada apa, Gas?”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD