BAB 8

1148 Words

MEMBALAS MERTUA DAN IPAR SOMBONG ( BAB 8) “Mah, bagaimana Sinta bisa tahu rencana kita? Bukankah kita bicarakan ini saat Sinta, tidak di rumah?” bisik Reni. “Mama juga tidak tahu Reni. Mama bingung sama dia. Wanita itu biasanya begitu bodoh dan penurut, tetapi sekarang menjadi pembangkang.” Mereka pun pulang setelah Dokter gadungan yang mereka bayar mengakui semuanya pada Sinta. “Jangan pernah bermain-main denganku lagi! Sinta yang bodoh dan penurut sudah tidak ada lagi, Mah. Menantu yang Mama sia-siakan selama ini, kini sudah berubah.” “Eh, apanya yang berubah? Kamu tetap Sinta miskin dan tidak berguna,” maki Reni. “Benar kata kak Reni, kamu itu tetap miskin dan tidak berguna. Jangan karena sekarang kamu bekerja, kamu jadi seenaknya!” “Memang orang seperti kalian ini, tidak akan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD