BAB 9

1216 Words

MEMBALAS MERTUA DAN IPAR SOMBONG (BAB 9) “Kok dikunci? Oh pengertian sekali Sinta, dia tahu malam ini aku akan tidur bersama istri keduaku, sehingga istri pertamaku mengunci pintunya. Baiklah, langsung ke kamar Hana. Walaupun dia tidak bisa apa-apa, setidaknya dia cantik.” “Mas, aku sudah menunggumu sejak tadi. Ayo kita lakukan sekarang, Mas!” Mereka pun melakukan hubungan suami istri. Pagi harinya, Ardian kembali uring-uringan. Kebetulan mama dan adik Ardian sudah pulang ke rumahnya. “Hana, bangun Hana! Siapkan air hangat dan pakaian kerja, Mas! Jangan lupa, buatkan Mas sarapan!” “Aduh, aku masih mengantuk, Mas. Mintalah pada mbak Sinta!” “Dia susah berangkat kerja pagi-pagi sekali. Kamu bangunlah dan siapkan semuanya! Jangan sampai salah lagi. Pagi ini aku pengen makan nasi goreng.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD