Aku tidak tahu sudah jam berapa saat ini, karena sepertinya tidurku cukup lama sampai aku terbangun karena kelaparan. Dengan sedikit terhuyung, aku segera keluar dari kamarku. Tubuhku terasa lemas dan kepalaku berat. Tanganku kemudian membuka lemari pendingin dan menggapai apa saja yang bisa kumakan. Sebutir buah apel sepertinya bisa mengganjal perutku sampai aku menemukan makanan yang layak untuk mengisi kekosongan perutku ini. Ah! Tidak ada makanan apa-apa di sini. Sepertinya aku harus keluar sebentar. Aku merasa tidak bersemangat untuk melakukan apa pun, untuk sekadar keluar membeli makanan saja rasanya enggan untuk kulakukan. Tapi aku nggak mungkin melakukannya, kan. Aku bukan sedang menyiksa diriku karena patah hati yang kurasakan. Baiklah, aku akan keluar sebentar. Mungkin udara d

