Aku membuka pintu kamar, Dani baru saja pulang kuliah sore ini. Saat aku sedang nyetrika. Aku duduk kembali sambil menggosokkan setrika panas ke permukaan kain. "Hello Choco Velvet..." Dani menyerahkan padaku sesuatu dari balik badannya. Senyumku langsung terkembang begitu melihat Story Mou Choco Velvet kesukaanku. Aku mulai meneguknya, haus banget nyetrika segini banyak. "Mau coba?" aku menyodorkan minumanku kepadanya. "Mau... " jawab Dani bukannya menghisap pipet dia justru singgah di bibirku. "Lebih manis daripada Choco Velvet." ucapnya sambil tersenyum, yang membuatku tersipu. Dia beranjak berdiri, aku hanya mengikutinya melalui pandangan mataku. Dia mengunci pintu kemudian kembali lagi padaku dan mencabut setrika lalu mengambil cup minu

