Malam ini sangat sunyi hanya terdengar deburan ombak dengan ritme yang teratur, juga detik dari jarum jam vintage yang tergantung di dinding bangunan kamar ini. Kulewati tiap menit dengan sangat lama karena aku tak tahu sampai kapan bakalan ada disini, dengan tujuan apa? menanti pun sia-sia, sebab aku tidak paham lawan seperti apa yang ada di depan mata. Dua jasad orang tua Dani yang tergeletak dengan luka tembak di kepala masih tergambar jelas di benakku. Orang-orang Amerta yang dengan ringannya menghabisi nyawa orang lain. Membuat mama ku mengakhiri hidupnya, menyakiti sahabatku dan juga pernah meracuni aku. Akan kubuat mereka menyesal telah melakukan itu pada orang-orang yang aku sayang. Tunggu... Orang-orang yang kemarin membunuh mertuaku, mereka tidak m

