Rencana kedua

2069 Words

Kini Clara dan Nathan sudah berada didepan gerbang rumah itu yang sangat menjulang tinggi, Clara mulai menekan tombol bel rumah yang berada di tembok sudut gerbang itu. Ting tong, ting tong. Bel itu berbunyi nyaring, tidak lama kemudian, ada seorang asisten rumah tangga yang berjalan tergopoh-gopoh menghampiri gerbang. Asisten itu pun membuka sedikit gerbang itu lalu bertanya kepada Nathan dan Clara. "Maaf ada keperluan apa ya?" tanya asisten rumah tangga itu. "Permisi bu, kami ingin bertemu dengan pemilik rumah ini bisa?" tanya Clara dengan nada lembut serta diiringi senyuman hangatnya. "Oh baiklah, kebetulan tuan dan nyonya sedang ada di rumah. Kalian parkirkan saja mobil kalian di halaman rumah, saya bantu untuk membukakan gerbangnya." balas asisten rumah tangga itu dengan ramah.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD