Di sebuah gedung yang menjulang tinggi, seorang pria memakai setelan jas berwarna hitam. Sepatu pantofel mahal nya terdengar mengetuk di lantai. Aura dingin dan berwibawa terpancar dari Alex yang memasuki perusahaan miliknya. Dia disambut hormat oleh karyawan yang berpapasan dengan nya. Dan di belakang nya, terdapat wanita cantik dengan pakaian Elegan blouse yang dipadukan rok span khas kantoran. Rambutnya di kuncir rapi, sengaja membiarkan beberapa helai rambut tergerai di sisi wajah cantiknya, dia adalah Elica. Hari ini merupakan pertama kalinya dia bekerja di perusahaan milik Alex. Bisa dikatakan dia sangat beruntung, masuk ke perusahaan sebesar ini tanpa seleksi ataupun bersaing dengan siapapun. Karena Alex lah yang pada dasarnya memaksanya untuk bekerja disini. Namun bukannya sena

